"TAHNIK" Terapi Alami Dan Islami Ala nabi....
Imunisasi . Siapa yang tidak kenal istilah ini , para ibu /bapak yang
memiliki bayi dan balita pasti akrab dengan istilah ini. Karena Sejak
1977 Indonesia menjalankan program imunisasi PD3I (Penyakit Dapat
Dicegah dengan Imunisasi), yaitu TBC, difteri, pertusis, campak, polio,
tetanus dan hepatitis B. Program itu dikukuhkan dengan Undang-Undang
Kesehatan No. 23 Tahun 1992, berdasarkan kesepakatan dengan WHO dan
Unicef.
Tapi coba tanyakan kepada para ibu / Bapak yang sedang
memiliki bayi dan balita tersebut tentang “ TAHNIK “ ? saya yakin banyak
yang tidak mengetahui nya . mengapa ? karena kita di dikte dengan
sistem barat , tak disangkal lagi dari segala aspek sebenarnya kita
sudah di jajah oleh sistem barat , dari hal remeh - temeh sampai hal –
hal yang urgen dalam kehidupan .
Kenapa kita harus senantiasa
berkiblat kesana , padahal islam memiliki solusi lengkap di setiap
bidang kehidupan , tidak ada satupun yang lewat dari islam . Semua
terdapat dalam Al – Qur’anul karim kitab suci yang tidak ada keraguan
daripadanya , dan terjaga kemurnian nya sampai hari kiamat kelak.
Tingkah laku hidup juga sudah Allah SWT anugerahkan “Uswatun Hasanah”
bagi seluruh manusia , Rasullah SAW. Manusia dengan Akhlak agung ,
setiap perilaku nya pastilah manfaat dan harus di contoh (Assunnah ).
Dari hadits awal diatas telah jelas , betapa islam menaruh perhatian
besar yang sangat mendasar pada kesehatan , bahkan ketika manusia lahir
ke dunia ini .
Rasullah S.A.W Rahmatan lil alamin , telah
mengajarkan cara pemberian imunisasi dari sejak dahulu kepada umat islam
, dengan cara men tahnik bayi yang baru lahir . Beliau sebagai uswatun
hasanah kita bagi umat islam dan seluruh manusia , telah memberikan
solusi imunisasi yang tidak perlu diragukan lagi manfaat nya .
Pengertian tahnik secara bahasa dan syar’i adalah mengunyah kurma dan
meletakkanya di mulut bayi, mengoleskannya pada langit-langit mulutnya.
Maka dikatakan “Engkau mentahnik bayi, jika engkau mengunyah kurma
kemudian menggosokkannya di langit-langit mulut bayi”. Tahnik inilah
yang utama, yakni dengan kurma yang dikunyah dulu oleh pentahnik, bukan
kurma yang diblender atau dihaluskan dengan alat lain.Tahnik kurma yaitu
melumatkan kurma lalu dimasukkan (dilolohkan atau dilumurkan) ke dalam
langit-langit mulut bayi kemudian bayi akan menggerak-gerakkan lidahnya
untuk merasakan kurma tersebut.
Perlakuan tahnik kepada bayi
memiliki manfaat yang dapat dijelaskan secara ilmiah , dan telah dikaji
oleh para ahli kesehatan zaman sekarang.
Penjelasan Ilmiah
Dr.Faruq Musahil menerangkan bahwa setelah lahir, seorang bayi
mendapatkan dirinya sudah terpisah dari ibunya, dan pasokan makanan
instan dari ibupun sudah berhenti. Sehingga untuk bisa bertahan, ia
harus mengandalkan pada sisa makanan yang masih tersimpan dalam
tubuhnya. Dan itu jumlahnya tidak banyak, saat ia masih dalam rahim
ibunya, hingga saat keluar susu dari payudara ibunya. Keluarnya susu itu
sendiri membutuhkan waktu yang tidak sama antara satu dengan wanita
yang lain, dari satu hingga tiga hari. Bayi berupaya beradaptasi dengan
lingkungan barunya, yakni keluar kedunia ini sehingga sisa bahan makanan
di tubuhnya akan demikian cepat habis. Bersamaan itu, presentase gula
dalam darah juga ikut menurun sehingga masa sulit mensuplai makanan
untuk bayi berkisar antara selepas waktu bersalin hingga awal penyusuan.
Mayoritas atau bahkan semua bayi membutuhkan zat gula dalam bentuk
"glukosa" seketika setelah lahir, maka memberikan kurma yang sudah
dilumat bisa menjauhkan sang bayi ( dengan izin Allah Subhannahu wa
Ta'ala ) dari kekurangan kadar gula yang berlipat-lipat. Bayi yang baru
lahir memerlukan asupan glukosa yang mencukupi , apalagi jika lahir
premature ( kurang usia kandungan : kondisi bayi ini sangat berbahaya)
karena sang bayi memiliki kandungan kadar gula glukosa yang sangat kecil
dalam darahnya. Jika diberikan kepadanya zat gula yang siap diserap
olehnya, maka itu ( tahnik ) adalah solusi yang terbaik dan selamat
dalam keadaan darurat semacam ini.
Jika bayi yang lahir
beratnya lebih kecil maka semakin kecil pula kandungan zat gula dalam
darahnya. Oleh karena itu, bayi prematur (lahir sebelum dewasa),
beratnya kurang dari 2,5 kg, maka kandungan zat gulanya sangat kecil
sekali, dimana pada sebagian kasus malah kurang dari 20 mg/100ml darah.
Adapun anak yang lahir dengan berat badan di atas 2,5 kg maka kadar gula
dalam darahnya biasanya di atas 30 mg/100 ml.
Kadar semacam
ini berarti (20 atau 30 mg/100 ml darah) merupakan keadaan bahaya dalam
ukuran kadar gula dalam darah. Hal ini bisa menyebabkan terjadinya
berbagai penyakit:
* Bayi menolak untuk menyusui;
* Otot-otot melemas;
* Berhenti secara terus-menerus aktivitas pernafasan dan kulit bayi menjadi kebiruan;
* Kontraksi atau kejang-kejang;
Dan terkadang bisa juga menyebabkan sejumlah penyakit yang berbahaya dan lama, seperti:
* Insomnia;
* Lemah otak;
* Gangguan syaraf;
* Gangguan pendengaran, penglihatan, atau keduanya;
* Kejang-kejang secara berkepanjangan dan kronis.
Apabila hal-hal di atas tidak segera ditanggulangi atau diobati maka
bisa menyebabkan kematian. Padahal obat untuk itu adalah sangat mudah,
yaitu memberikan zat gula yang berbentuk glukosa melalui infus, baik
lewat mulut, maupun pembuluh darah.
Tahnik kurma ala Rasullulah
S.A.W memiliki hikmah secara medis. Sebab, kurma memiliki kandungan
gula “glukosa” dalam jumlah yang banyak, khususnya setelah dilumatkan
dimulut sehingga bercampur dengan air liur, dimana air liur mengandung
sejumlah enzim (ptialin) yang bisa mengubah sukrosa (disakarida) menjadi
gula sederhana (monosakarida) yaitu glukosa, galaktosa, fruktosa.
Tahnik dapat dikatakan sebagai sebuah vaksinasi awal. Dalam mulut
manusia dewasa terdapat bakteri yang sangat beragam. Bakteri-bakteri
tersebut akan masuk dalam kurma yang telah dikunyah dalam dosis tertentu
dan dimasukkan ke dalam mulut bayi. Dan ini merupakan salah satu bentuk
introduksi atau vaksinasi yang telah kita kenal sekarang, yaitu
memberikan sistem kekebalan yang bersifat aktif dalam tubuh anak. Ilmu
kedokteran telah menetapkan faedah yang besar dari tahnik ini, yaitu
memindahkan sebagian mikroba (bakteri) dalam usus untuk membantu
pencernaan makanan. Vaksinasi zaman sekarang tentu dibolehkan selama
cara dan tujuannya benar, serta tidak mengandung zat-zat yang
diharamkan.
Hal ini tidak pernah diketahui sebelumnya, baik
pada zaman beliau hidup ataupun pada zaman-zaman sekarang, kecuali
setelah dilakukannya sejumlah penelitian pada abad 20-an ini. Inilah
bukti kemukjizatan Rasullullah S.A.W.
Kenapa Harus kurma ?
"Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan
kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan
yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. kami melebihkan
sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya.
Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran
Allah) bagi kaum yang berfikir." (QS. Ar-Ra'du: 4)
Terbukti
buah kurma mengandung unsur-unsur penting yang dapat melindungi bayi
dari penyakit dan menguatkan daya tahan tubuh. Kurma juga berkhasiat
melindungi dan membentengi anak sepanjang hidupnya, terlebih dari itu
hikmah mentahnik bayi berguna untuk menguatkan saraf-saraf mulut bayi
berguna untuk menguatkan saraf-saraf mulut dan gerakan lisan beserta
tenggorokan dan dua tulang rahang bawah dengan jilatan sehingga anak
siap untuk menghisap air susu ibunya dengan kuat dan alami.
Kurma Menurut Tinjauan Medis dan Pengobatan
1. Dalam kurma, ditemukan beberapa bahan kimia yang memengaruhi horman
oksitosik, yaitu hormon yang bercampur di dalam peranakan wanita,
sehingga dapat membantu percepatan kelahiran, serta dapat mengurangi
resiko pendarahan setelah melahirkan. Hormon lain dalam kurma adalah
hormon untuk menghambat aktivitas hormon kelenjar gondok (glandula
thyreoidea). Bahan yang lain, yaitu hormon pembangkit kelenjar susu,
sehingga dapat memperlancar ASI (Air Susu Ibu).
2. Serat
selulosa berguna untuk membangkitkan kerja usus, sebagai obat mujarab
untuk penyembuhan yang disebabkan kurang makan. Serat ini tidak dapat
dicerna oleh alat pencernaan kita, sehingga dapat menjaga tubuh supaya
terhindar dari kekurangan makanan dalam perut.
3. Vitamin A
diperlukan untuk pemeliharaan epitel selaput lendir, ketajaman
penglihatan mata, dan pencegahan terjadinya infeksi. Oleh karena ini lah
orang-orang gurun selalu mengkonsumsi kurma untuk memperkuat
pendengaran dan memfokuskan penglihatan. Manfaat lainnya dari vitamin A
banyak sekali. Aktivitas kehidupan di dalam tubuh kebanyakan bertumpu
pada vitamin-vitamin tersebut. Vitamin bukan lah bahan penguat tubuh,
tapi vitamin diperlukan untuk menyempurnakan aktivitas kelenjar getah
bening dalam tubuh dengan cara yang lebih baik.
4. Fosfor
bersama kalsium diperlukan untuk membentuk tulang dan kesehatan gigi.
Fosfor berguna untuk membangun aktivitas kelenjar dan mengembalikan
fungsi kelenjar tubuh. Fosfor juga berperan penting sebagai nutrisi
otak, sehingga bila dikonsumsi teratur, dalam jangka panjang berefek
mencerdaskan otak.
5. Magnesium penting sekali bagi aktivitas kehidupan di dalam tubuh, serta untuk menjaga diri dari penyakit.
6. Besi sangat penting untuk aktivitas pembentukan hemoglobin dan zat
darah merah dalam sumsum tulang. Oleh karena itu, ia diperlukan untuk
melindungi manusia dari kekurangan darah.
7. Seng, diperlukan untuk mengobati penyakit sensitivitas tubuh.
8. Kurma kering mengandung aspirin (acetylsalicylic acid) alami yang dapat mengurangi rasa sakit (analgesic).
9. Kalium (potassium) signifikan untuk mengatasi kelelahan, membuat
organ jantung bekerja lebih optimal, mengaktifkan kontraksi otot, dan
berperan dalam pengaturan tekanan darah.
10. Kurma itu penuh asam mineral yang merupakan unsur terpenting sebagai makanan bagi tubuh, berupa:
Potasium = 79 miligram
Tembaga = 21 miligram
Belerang = 65 miligram
Besi = 5 miligram
Magnesium = 65 miligram
Mangan = 2 miligram
Kalsium = 65 miligram
Fosfor = 72 gram
Pada pertengahan kedua abad ke-20, para ahli mengungkapkan adanya asam
amino yang lain pada kurma. Dan yang terpenting dalam asam ini adalah
glutathione sebagai antioksidan. Ternyata, bagi 100 gram (7 kurma) dapat
memberikan lebih dari 350 energi. Jadi, nilai gizi kurma hampir
sempurna. Kurma adalah rejeki yang beruntun, datang terus-menerus, tidak
terputus sebagai rejeki dari Allah SWT untuk manusia.
Manfaat Buah Kurma Untuk Kesehatan
- Menguatkan Aqidah
- Mencerdaskan otak
- Meningkatkan daya tahan (antibody)
- Meningkatkan Hemoglobin (Baik untuk penderita animea)
- Meningkatkan jumlah trombosit
- Sebagai multivitamin
- Anti bakteri dan virus
- Baik untuk masa pertumbuhan
- Mengatur kepadatan tulang
- Meningkatkan nafsu makan
- Memelihara ketajaman mata dan pendengaran
- Menenangkan dan menguatkan syaraf
- Menstabilkan kejiwaan anak
- Melancarkan BAB
- Mengobati cacingan
- Mengobati panas (demam), flu, batuk
- menghaluskan kulit
Siapa yang dapat melakukan tahnik ?
Hendaknya yang melakukan tahnik adalah orang sholih sehingga bisa
dimintai do’a keberkahannya, terserah yang mentahnik laki-laki atau
perempuan. Jika orang sholih tersebut tidak hadir, maka hendaklah bayi
tersebut yang didatangkan ke orang sholih tersebut.
Mengenai
yang mentahnik boleh seorang wanita sebagaimana dijelaskan oleh Ibnul
Qayyim bahwa Imam Ahmad bin Hambal ketika lahir salah satu bayinya,
beliau menyuruh seorang wanita untuk mentahnik bayinya tersebut
Kurma yang diberikan bayi dengan proses pengunyahan dari mulut kedua
orang tuanya juga mengandung makna yang special dalam menjalin ikatan
batin kepada anaknya. melalui air liur kedua orang tuanya akan mengikat
hati bayi dengan cinta mereka kepada mereka dan mengalirkan kepadanya
fitrah islam mereka yang suci. Anak akan tumbuh dengan baik dan bersih
dan juga dapat merasakan manisnya iman, sebagaimana manisnya buah kurma
yang bercampur air liur,yang bersamaan lidah selalu dibasahi dengan
dzikir kepada Allah Ta’ala.
Inilah tuntunan syariat bagi tiap
orang tua yg mengharap kebaikan bagi anaknya. tidak layak semua ini
dilewatkan begitu saja karena sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk
Rasulullah. Wallahu’alam bis shawab.
[1] Dikeluarkan oleh
Al-Bukhari (5467 Fathul Bari) Muslim (2145 Nawawi), Ahmad (4/399),
Al-Baihaqi dalam Al-Kubra (9/305) dan Asy-Syu’ab karya beliau (8621,
8622)] .
Dikutip dari nuranifkm.ui.ac.id
ANDA KESULITAN MENTAHNIK BAYI DAN BALITA ANDA..??
Kini hadir "TAHNIK ZUHA" cara mudah mentahnik bayi dan balita anda,
Tahnik Zuha adalah herbal yang di olah dari jus kurma dan madu pilihan
untuk merawat kesehatan dan meningkatkan daya tahan balita. Insya Allah
Tahnik Zuha berkhasiat untuk pengobatan berbagai macam penyakit yang
disebabkan oleh bakteri, virus dan perubahan cuaca, serta meningkatkan
akidah anak, meningkatkan daya tahan tubuh (antibody), meningkatkan HB
dan trombosit, meningkatkan kecerdasan otak dan meningkatkan nafsu
makan.
Tahnik Zuha Insya Allah efektif mengatasi penyakit
kuning, demam berdarah, meredakan flu, batuk panas (demam), mengeluarkan
lendir (dahak), mengobati cacingan, melancarkan BAB bagi anak sembelit,
menghentikan diare, mengatasi cacar, asma dan keluhan lainnya.Tahnik
Zuha juga meredarakan step (kejang), untuk terapi autis dan dijadikan
sebagai multivitamin.
Tahnik bisa diberikan kepada bayi yang baru lahir bila tidak mendapatkan kurma untuk tahnik.
Aturan pakai (Baca Basmallah...........)
Umur 0-1 Tahun : 3-7 tetes sehari
Umur 1-3 Tahun : 7 tetes 2x sehari
Umur 3-7 Tahun : 7 tetes 3x sehari
Untuk Terapi dosis bisa ditingkatkan tiap 3 jam ( 3-7 tetes) untuk
terapi penyakit kuning pada bayi, selain diberikan tahnik zuha bayi
dijemur pada pagi hari selama 15 menit sambil dibolak-balik tubuhnya,
dan pemberian asi tiap jam dengan masa menyusui 20 menit.
DAPATKAN TAHNIK PRAKTIS DI SINI
[WARUNG ISLAMI BOGOR]
Imunisasi . Siapa yang tidak kenal istilah ini , para ibu /bapak yang memiliki bayi dan balita pasti akrab dengan istilah ini. Karena Sejak 1977 Indonesia menjalankan program imunisasi PD3I (Penyakit Dapat Dicegah dengan Imunisasi), yaitu TBC, difteri, pertusis, campak, polio, tetanus dan hepatitis B. Program itu dikukuhkan dengan Undang-Undang Kesehatan No. 23 Tahun 1992, berdasarkan kesepakatan dengan WHO dan Unicef.
Tapi coba tanyakan kepada para ibu / Bapak yang sedang memiliki bayi dan balita tersebut tentang “ TAHNIK “ ? saya yakin banyak yang tidak mengetahui nya . mengapa ? karena kita di dikte dengan sistem barat , tak disangkal lagi dari segala aspek sebenarnya kita sudah di jajah oleh sistem barat , dari hal remeh - temeh sampai hal – hal yang urgen dalam kehidupan .
Kenapa kita harus senantiasa berkiblat kesana , padahal islam memiliki solusi lengkap di setiap bidang kehidupan , tidak ada satupun yang lewat dari islam . Semua terdapat dalam Al – Qur’anul karim kitab suci yang tidak ada keraguan daripadanya , dan terjaga kemurnian nya sampai hari kiamat kelak. Tingkah laku hidup juga sudah Allah SWT anugerahkan “Uswatun Hasanah” bagi seluruh manusia , Rasullah SAW. Manusia dengan Akhlak agung , setiap perilaku nya pastilah manfaat dan harus di contoh (Assunnah ).
Dari hadits awal diatas telah jelas , betapa islam menaruh perhatian besar yang sangat mendasar pada kesehatan , bahkan ketika manusia lahir ke dunia ini .
Rasullah S.A.W Rahmatan lil alamin , telah mengajarkan cara pemberian imunisasi dari sejak dahulu kepada umat islam , dengan cara men tahnik bayi yang baru lahir . Beliau sebagai uswatun hasanah kita bagi umat islam dan seluruh manusia , telah memberikan solusi imunisasi yang tidak perlu diragukan lagi manfaat nya .
Pengertian tahnik secara bahasa dan syar’i adalah mengunyah kurma dan meletakkanya di mulut bayi, mengoleskannya pada langit-langit mulutnya. Maka dikatakan “Engkau mentahnik bayi, jika engkau mengunyah kurma kemudian menggosokkannya di langit-langit mulut bayi”. Tahnik inilah yang utama, yakni dengan kurma yang dikunyah dulu oleh pentahnik, bukan kurma yang diblender atau dihaluskan dengan alat lain.Tahnik kurma yaitu melumatkan kurma lalu dimasukkan (dilolohkan atau dilumurkan) ke dalam langit-langit mulut bayi kemudian bayi akan menggerak-gerakkan lidahnya untuk merasakan kurma tersebut.
Perlakuan tahnik kepada bayi memiliki manfaat yang dapat dijelaskan secara ilmiah , dan telah dikaji oleh para ahli kesehatan zaman sekarang.
Penjelasan Ilmiah
Dr.Faruq Musahil menerangkan bahwa setelah lahir, seorang bayi mendapatkan dirinya sudah terpisah dari ibunya, dan pasokan makanan instan dari ibupun sudah berhenti. Sehingga untuk bisa bertahan, ia harus mengandalkan pada sisa makanan yang masih tersimpan dalam tubuhnya. Dan itu jumlahnya tidak banyak, saat ia masih dalam rahim ibunya, hingga saat keluar susu dari payudara ibunya. Keluarnya susu itu sendiri membutuhkan waktu yang tidak sama antara satu dengan wanita yang lain, dari satu hingga tiga hari. Bayi berupaya beradaptasi dengan lingkungan barunya, yakni keluar kedunia ini sehingga sisa bahan makanan di tubuhnya akan demikian cepat habis. Bersamaan itu, presentase gula dalam darah juga ikut menurun sehingga masa sulit mensuplai makanan untuk bayi berkisar antara selepas waktu bersalin hingga awal penyusuan.
Mayoritas atau bahkan semua bayi membutuhkan zat gula dalam bentuk "glukosa" seketika setelah lahir, maka memberikan kurma yang sudah dilumat bisa menjauhkan sang bayi ( dengan izin Allah Subhannahu wa Ta'ala ) dari kekurangan kadar gula yang berlipat-lipat. Bayi yang baru lahir memerlukan asupan glukosa yang mencukupi , apalagi jika lahir premature ( kurang usia kandungan : kondisi bayi ini sangat berbahaya) karena sang bayi memiliki kandungan kadar gula glukosa yang sangat kecil dalam darahnya. Jika diberikan kepadanya zat gula yang siap diserap olehnya, maka itu ( tahnik ) adalah solusi yang terbaik dan selamat dalam keadaan darurat semacam ini.
Jika bayi yang lahir beratnya lebih kecil maka semakin kecil pula kandungan zat gula dalam darahnya. Oleh karena itu, bayi prematur (lahir sebelum dewasa), beratnya kurang dari 2,5 kg, maka kandungan zat gulanya sangat kecil sekali, dimana pada sebagian kasus malah kurang dari 20 mg/100ml darah. Adapun anak yang lahir dengan berat badan di atas 2,5 kg maka kadar gula dalam darahnya biasanya di atas 30 mg/100 ml.
Kadar semacam ini berarti (20 atau 30 mg/100 ml darah) merupakan keadaan bahaya dalam ukuran kadar gula dalam darah. Hal ini bisa menyebabkan terjadinya berbagai penyakit:
* Bayi menolak untuk menyusui;
* Otot-otot melemas;
* Berhenti secara terus-menerus aktivitas pernafasan dan kulit bayi menjadi kebiruan;
* Kontraksi atau kejang-kejang;
Dan terkadang bisa juga menyebabkan sejumlah penyakit yang berbahaya dan lama, seperti:
* Insomnia;
* Lemah otak;
* Gangguan syaraf;
* Gangguan pendengaran, penglihatan, atau keduanya;
* Kejang-kejang secara berkepanjangan dan kronis.
Apabila hal-hal di atas tidak segera ditanggulangi atau diobati maka bisa menyebabkan kematian. Padahal obat untuk itu adalah sangat mudah, yaitu memberikan zat gula yang berbentuk glukosa melalui infus, baik lewat mulut, maupun pembuluh darah.
Tahnik kurma ala Rasullulah S.A.W memiliki hikmah secara medis. Sebab, kurma memiliki kandungan gula “glukosa” dalam jumlah yang banyak, khususnya setelah dilumatkan dimulut sehingga bercampur dengan air liur, dimana air liur mengandung sejumlah enzim (ptialin) yang bisa mengubah sukrosa (disakarida) menjadi gula sederhana (monosakarida) yaitu glukosa, galaktosa, fruktosa.
Tahnik dapat dikatakan sebagai sebuah vaksinasi awal. Dalam mulut manusia dewasa terdapat bakteri yang sangat beragam. Bakteri-bakteri tersebut akan masuk dalam kurma yang telah dikunyah dalam dosis tertentu dan dimasukkan ke dalam mulut bayi. Dan ini merupakan salah satu bentuk introduksi atau vaksinasi yang telah kita kenal sekarang, yaitu memberikan sistem kekebalan yang bersifat aktif dalam tubuh anak. Ilmu kedokteran telah menetapkan faedah yang besar dari tahnik ini, yaitu memindahkan sebagian mikroba (bakteri) dalam usus untuk membantu pencernaan makanan. Vaksinasi zaman sekarang tentu dibolehkan selama cara dan tujuannya benar, serta tidak mengandung zat-zat yang diharamkan.
Hal ini tidak pernah diketahui sebelumnya, baik pada zaman beliau hidup ataupun pada zaman-zaman sekarang, kecuali setelah dilakukannya sejumlah penelitian pada abad 20-an ini. Inilah bukti kemukjizatan Rasullullah S.A.W.
Kenapa Harus kurma ?
"Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir." (QS. Ar-Ra'du: 4)
Terbukti buah kurma mengandung unsur-unsur penting yang dapat melindungi bayi dari penyakit dan menguatkan daya tahan tubuh. Kurma juga berkhasiat melindungi dan membentengi anak sepanjang hidupnya, terlebih dari itu hikmah mentahnik bayi berguna untuk menguatkan saraf-saraf mulut bayi berguna untuk menguatkan saraf-saraf mulut dan gerakan lisan beserta tenggorokan dan dua tulang rahang bawah dengan jilatan sehingga anak siap untuk menghisap air susu ibunya dengan kuat dan alami.
Kurma Menurut Tinjauan Medis dan Pengobatan
1. Dalam kurma, ditemukan beberapa bahan kimia yang memengaruhi horman oksitosik, yaitu hormon yang bercampur di dalam peranakan wanita, sehingga dapat membantu percepatan kelahiran, serta dapat mengurangi resiko pendarahan setelah melahirkan. Hormon lain dalam kurma adalah hormon untuk menghambat aktivitas hormon kelenjar gondok (glandula thyreoidea). Bahan yang lain, yaitu hormon pembangkit kelenjar susu, sehingga dapat memperlancar ASI (Air Susu Ibu).
2. Serat selulosa berguna untuk membangkitkan kerja usus, sebagai obat mujarab untuk penyembuhan yang disebabkan kurang makan. Serat ini tidak dapat dicerna oleh alat pencernaan kita, sehingga dapat menjaga tubuh supaya terhindar dari kekurangan makanan dalam perut.
3. Vitamin A diperlukan untuk pemeliharaan epitel selaput lendir, ketajaman penglihatan mata, dan pencegahan terjadinya infeksi. Oleh karena ini lah orang-orang gurun selalu mengkonsumsi kurma untuk memperkuat pendengaran dan memfokuskan penglihatan. Manfaat lainnya dari vitamin A banyak sekali. Aktivitas kehidupan di dalam tubuh kebanyakan bertumpu pada vitamin-vitamin tersebut. Vitamin bukan lah bahan penguat tubuh, tapi vitamin diperlukan untuk menyempurnakan aktivitas kelenjar getah bening dalam tubuh dengan cara yang lebih baik.
4. Fosfor bersama kalsium diperlukan untuk membentuk tulang dan kesehatan gigi. Fosfor berguna untuk membangun aktivitas kelenjar dan mengembalikan fungsi kelenjar tubuh. Fosfor juga berperan penting sebagai nutrisi otak, sehingga bila dikonsumsi teratur, dalam jangka panjang berefek mencerdaskan otak.
5. Magnesium penting sekali bagi aktivitas kehidupan di dalam tubuh, serta untuk menjaga diri dari penyakit.
6. Besi sangat penting untuk aktivitas pembentukan hemoglobin dan zat darah merah dalam sumsum tulang. Oleh karena itu, ia diperlukan untuk melindungi manusia dari kekurangan darah.
7. Seng, diperlukan untuk mengobati penyakit sensitivitas tubuh.
8. Kurma kering mengandung aspirin (acetylsalicylic acid) alami yang dapat mengurangi rasa sakit (analgesic).
9. Kalium (potassium) signifikan untuk mengatasi kelelahan, membuat organ jantung bekerja lebih optimal, mengaktifkan kontraksi otot, dan berperan dalam pengaturan tekanan darah.
10. Kurma itu penuh asam mineral yang merupakan unsur terpenting sebagai makanan bagi tubuh, berupa:
Potasium = 79 miligram
Tembaga = 21 miligram
Belerang = 65 miligram
Besi = 5 miligram
Magnesium = 65 miligram
Mangan = 2 miligram
Kalsium = 65 miligram
Fosfor = 72 gram
Pada pertengahan kedua abad ke-20, para ahli mengungkapkan adanya asam amino yang lain pada kurma. Dan yang terpenting dalam asam ini adalah glutathione sebagai antioksidan. Ternyata, bagi 100 gram (7 kurma) dapat memberikan lebih dari 350 energi. Jadi, nilai gizi kurma hampir sempurna. Kurma adalah rejeki yang beruntun, datang terus-menerus, tidak terputus sebagai rejeki dari Allah SWT untuk manusia.
Manfaat Buah Kurma Untuk Kesehatan
- Menguatkan Aqidah
- Mencerdaskan otak
- Meningkatkan daya tahan (antibody)
- Meningkatkan Hemoglobin (Baik untuk penderita animea)
- Meningkatkan jumlah trombosit
- Sebagai multivitamin
- Anti bakteri dan virus
- Baik untuk masa pertumbuhan
- Mengatur kepadatan tulang
- Meningkatkan nafsu makan
- Memelihara ketajaman mata dan pendengaran
- Menenangkan dan menguatkan syaraf
- Menstabilkan kejiwaan anak
- Melancarkan BAB
- Mengobati cacingan
- Mengobati panas (demam), flu, batuk
- menghaluskan kulit
Siapa yang dapat melakukan tahnik ?
Hendaknya yang melakukan tahnik adalah orang sholih sehingga bisa dimintai do’a keberkahannya, terserah yang mentahnik laki-laki atau perempuan. Jika orang sholih tersebut tidak hadir, maka hendaklah bayi tersebut yang didatangkan ke orang sholih tersebut.
Mengenai yang mentahnik boleh seorang wanita sebagaimana dijelaskan oleh Ibnul Qayyim bahwa Imam Ahmad bin Hambal ketika lahir salah satu bayinya, beliau menyuruh seorang wanita untuk mentahnik bayinya tersebut
Kurma yang diberikan bayi dengan proses pengunyahan dari mulut kedua orang tuanya juga mengandung makna yang special dalam menjalin ikatan batin kepada anaknya. melalui air liur kedua orang tuanya akan mengikat hati bayi dengan cinta mereka kepada mereka dan mengalirkan kepadanya fitrah islam mereka yang suci. Anak akan tumbuh dengan baik dan bersih dan juga dapat merasakan manisnya iman, sebagaimana manisnya buah kurma yang bercampur air liur,yang bersamaan lidah selalu dibasahi dengan dzikir kepada Allah Ta’ala.
Inilah tuntunan syariat bagi tiap orang tua yg mengharap kebaikan bagi anaknya. tidak layak semua ini dilewatkan begitu saja karena sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Rasulullah. Wallahu’alam bis shawab.
[1] Dikeluarkan oleh Al-Bukhari (5467 Fathul Bari) Muslim (2145 Nawawi), Ahmad (4/399), Al-Baihaqi dalam Al-Kubra (9/305) dan Asy-Syu’ab karya beliau (8621, 8622)] .
Dikutip dari nuranifkm.ui.ac.id
ANDA KESULITAN MENTAHNIK BAYI DAN BALITA ANDA..??
Kini hadir "TAHNIK ZUHA" cara mudah mentahnik bayi dan balita anda, Tahnik Zuha adalah herbal yang di olah dari jus kurma dan madu pilihan untuk merawat kesehatan dan meningkatkan daya tahan balita. Insya Allah Tahnik Zuha berkhasiat untuk pengobatan berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus dan perubahan cuaca, serta meningkatkan akidah anak, meningkatkan daya tahan tubuh (antibody), meningkatkan HB dan trombosit, meningkatkan kecerdasan otak dan meningkatkan nafsu makan.
Tahnik Zuha Insya Allah efektif mengatasi penyakit kuning, demam berdarah, meredakan flu, batuk panas (demam), mengeluarkan lendir (dahak), mengobati cacingan, melancarkan BAB bagi anak sembelit, menghentikan diare, mengatasi cacar, asma dan keluhan lainnya.Tahnik Zuha juga meredarakan step (kejang), untuk terapi autis dan dijadikan sebagai multivitamin.
Tahnik bisa diberikan kepada bayi yang baru lahir bila tidak mendapatkan kurma untuk tahnik.
Aturan pakai (Baca Basmallah...........)
Umur 0-1 Tahun : 3-7 tetes sehari
Umur 1-3 Tahun : 7 tetes 2x sehari
Umur 3-7 Tahun : 7 tetes 3x sehari
Untuk Terapi dosis bisa ditingkatkan tiap 3 jam ( 3-7 tetes) untuk terapi penyakit kuning pada bayi, selain diberikan tahnik zuha bayi dijemur pada pagi hari selama 15 menit sambil dibolak-balik tubuhnya, dan pemberian asi tiap jam dengan masa menyusui 20 menit.
DAPATKAN TAHNIK PRAKTIS DI SINI
[WARUNG ISLAMI BOGOR]