Selasa, 10 April 2012

.:: Hadirilah..!! Tabligh Akbar Bersama HASMI Dengan Tema “Memilih Jihad Dakwah di Indonesia”.


BOGOR – Tahukah anda betapa pentingnya Dakwah Ilallah…? Bagaimanakah seharusnya pola pikir seorang Muslim dalam berdakwah…? Benarkah seorang Muslim diwajibkan untuk berdakwah…? Manakah yang harus lebih diutamakan antara terus-menerus bersila dengan buku atau langsung terjun berdakwah sambil belajar…?
Tuntaskan dan jawablah semua pertanyaan serta keraguan anda dengan menghadiri Tabligh Akbar yang di adakan oleh HASMI (Harakah Sunniyyah Untuk Masyarakat Islami) Sektor BOGOR-DEPOK, dengan tema “MEMILIH JIHAD DAKWAH DI INDONESIA”. Dengan pemateri “Ust. Abu Jundi Saefudin”.

Hari/Tanggal    : Ahad 15 April 2012
Tempat            : Masjid Salman Al-farisi – Bogor
Alamat            : Jln. Raya Padjadjaran, Komplek Puslitbangnak – Bogor
Waktu             : Pukul 08.00 s/d 11. 45 WIB
CP                  : 0813-9852-2400

Acara ini 100 % GRATISSSS…!!!! Ajaklah seluruh anggota keluarga anda, saudara, karib-kerabat, dan selamatkan mereka dari jilatan api neraka dengan cara menuntut ilmu-ilmu syar’i, sehingga anda dan keluarga dapat kembali berkumpul di taman Syurga. (Admin-HASMI/red).

.:: Kelompok Islamofobia Kembali Serang Masjid Terbesar di Berlin.

BERLIN – Islamofobia tak hentinya menyerang sebagian kaum Muslimin, dan masjid terbesar di Berlin kembali menjadi targetnya. Tepatnya di distrik Neukoelin di ibukota Jerman yang didominasi oleh imigran Muslim.
Para penyerang tak dikenal menyerang kaum Muslimin dengan cara melemparkan bom cat pada Sabtu malam lalu. Mereka juga melukiskan gambaran anti-Islam dan menghina Islam di pintu masuk gedung.
Dalam penelitian kasus ini, polisi Berlin mengatakan, surat ancaman sebelumnya dikirim ke Masjid bernama Masjid Sehitlik. Masjid Sehitlik sering menjadi target serangan.
Selama tiga tahun terakhir, masjid tersebut diserang sebanyak empat kali dengan cara dibakar. Setidaknya, sekitar tujuh kali bom api diarahkan ke dalam masjid sejak Juni 2010.
Para pemimpin Muslim Jerman menyerukan untuk meningkatkan penjagaan kepada pihak berwenang. Mereka juga menuduh pemerintah Jerman di bawah kepemimpinan Kanselir Angela Merkel mengesampingkan kejahatan bahaya anti-Muslim  yang disebabkan oleh gelombang Islamophobia di Jerman. (Admin-HASMI/Rep/VO).

.:: Berdakwah Bersama HASMI Bikin Hidup Lebih Islami.

BOGOR – HASMI (Harakah Sunniyyah Untuk Masyarakat Islami) yang merupakan salah satu Ormas Islam terkemuka di tanah Bogor, kembali mengepakkan sayap dakwahnya dan mencoba merangkul seluruh kaum Muslimin di Bumi Pertiwi Indonesia.
Dengan bermodalkan semangat juang dan pengorbanan pada pekan kemarin HASMI berhasil mengutus 20 regu Fatihin dalam rangka melaksanakan Safari Dakwah dengan peserta 130 Orang ke 20 lokasi di 6 kota besar di Pulau Jawa, diataranya Surabaya, Purwokerto, Bandung, Jakarta, Bogor dan Tangerang.
Semoga dengan adanya program “Safari Dakwah” ini, jalan kebenaran akan semakin jelas terarah dan belenggu keraguan sirna menjadi butiran hidayah yang nantinya akan menjadi bingkisan terindah bagi mereka yang haus akan kebenaran.
Dan HASMI mengucapkan “Jazakumullah Khairan Katsiran” kepada seluruh pejuang dakwah, simpatisan dan seluruh anggota yang terlibat dan telah rela menyumbangkan tenaga, waktu dan pikirannya. Semoga seluruh amal kebaikan kita di balas dengan kebaikan yang berlipat ganda oleh Allah Subhanahu wa ta’ala. Amiinn… (Admin-HASMI).

.:: Sudah Daftar, Capres dari Salafy Terancam Dicoret.

MESIR – Komisi Pemilihan Umum Mesir mengatakan bahwa mereka telah menerima verifikasi yang menyatakan bahwa ibu bakal calon presiden dari Salafy memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat.
“Pada hari Sabtu, komite tinggi pemilu menerima sebuah surat dari Kementerian Luar Negeri yang menginformasikan bahwa Nawal Abdulaziz, ibu dari Hazem Abu Ismail, mendapatkan kewarganegaraan Amerika pada 25 Oktober 2006,” kata Hatem Degato dari KPU Mesir kepada Reuters (08/04/2012).
Degato mengatakan, komisi akan memberikan keputusan mengenai bisa atau tidaknya Abu Ismail mengikuti pemilihan presiden mendatang, setelah batas pendaftaran bakal calon ditutup hari Ahad (08/04/2012).
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, nama Abu Ismail telah didaftarkan sebagai calon presiden dari Partai An Nur bentukan Salafy. KPU Mesir akan melakukan pemeriksaan kelayakan para pendaftar calon presiden pada 13-15 April besok, sebelum mengumumkan nama-nama calon yang berhak dipilih dalam pemilu.
Sementara itu, aktivis perempuan Buthania Kamel harus mengakhiri mimpinya untuk terpilih sebagai pengganti Husni Mubarak. Sebagaimana dilaporkan Al Mishry Al Yaum (08/04/2012), ia tidak berhasil mengumpulkan tanda tangan warga dan anggota legislatif yang cukup, untuk bekal mendaftar sebagai bakal calon presiden sampai menit terkahir ketika loket ditutup. Padahal jika berhasil, ia akan menjadi satu-satunya perempuan calon presiden dalam pemilu mendatang. (Admin-HASMI/HD).

.:: Bahaya Syiah Iraq Sudah di Depan Pintu!

IRAQ - Seorang pria mirip mantan orang dekat Saddam Hussein muncul dalam rekaman video di situs Partai Baath, mengajak rakyat melawan dominasi pemerintah Syiah Iraq.
Dilansir oleh Reuters (08/04/2012), rekaman video yang diunggah ke situs Partai Baath, partai Saddam Hussein yang sekarang dinyatakan ilegal, menunjukkan sosok Izzat Ibrahim Al Douri mengenakan seragamnya era Saddam dan duduk di depan bendera lama Iraq.
“Kita harus memulai lagi dari awal dengan segera … untuk membangun kembali partai revolusioner Baath,” katanya, dalam video yang disiarkan dalam rangka ulang tahun Partai Baath ke-65.
Izzat Ibrahim Al Douri adalah mantan ketua Partai Baath saat Saddam Hussein berkuasa. Ia menjadi satu-satunya pejabat era Saddam dengan pangkat tertinggi yang belum berhasil ditangkap Amerika Serikat dan pemerintah Syiah Iraq bentukan AS. Washington mengiming-imingi hadiah sebesar USD10 juta bagi siapa saja yang berhasil menangkap Al Douri. Pria tua itu termasuk dalam daftar 55 warga Iraq yang paling dicari oleh militer Amerika Serikat. Namanyanya berada di urutan ke-6.
“Setiap orang dapat mendengar suara bahaya bergema setiap hari yang mengancam negeri ini,” katanya dalam video yang berdurasi satu jam itu, lansir Associated Press.
Al Douri juga mengkritik pemerintah negara-negara Arab yang mendukung pemerintah Syiah Iraq, dan mengecam mereka karena ikut memusuhi para pejuang Iraq yang berperang melawan invasi militer Amerika Serikat. Sebagaimana diketahui, pemerintah AS menuding Al Douri menjadi komandan yang mengorganisir para pejuang Iraq yang disebut sebagai pemberontak.
“Sembilan tahun telah berlalu sejak invasi dan pendudukan (AS-red) dan para pengkhianat ini telah memunggungi perlawanan para pejuang Iraq,” kata Al Douri.
Al Douri pada saat yang sama memperingatkan negara-negara Muslim Arab, atas apa yang disebutnya sebagai “invasi Safavid” di kawasan itu, merujuk pada pengaruh Syiah Iran yang semakin kuat dalam pemerintah Iraq sekarang ini.
“Kami tunjukkan di depan mata dan di genggaman tangan Anda, bahwa musuh Safavid dari Persia hari ini telah berdiri depan pintu,” kata Al Douri menegaskan.
Al Douri mengatakan, Partai Dakwah Islam –partai Syiah tempat Perdana Menteri Nuri Al Maliki bernaung– “telah mengumumkan Iraq sebagai ibukota Syiah, dan ia menyeru kepada para pemimpin negara-negara Arab agar mengakui realita itu.”
Al Douri pernah dikabarkan telah mati atau tertangkap lebih dari satu kali. Pada rekaman video yang dirilis tahun 2009, ia mengirimkan pesan serupa, menyeru agar para pejuang Muslim Iraq bangkit melawan Syiah lewat jalur politik.
Peringatan bahaya Syiah di Iraq oleh Al Douri ini kiranya bukan isapan jempol semata. Terbukti, hanya beberapa jam setelah Amerika Serikat menarik hampir seluruh pasukannya pada akhir Desember 2011, Al Maliki mengeluarkan surat perintah penangkapan atas Al Hashimi. Pemimpin pemerintahan Iraq yang dikuasai Syiah, Perdana Menteri Nuri Al Maliki, mengumumkan Wakil Presiden Tariq Al Hashimi sebagai tersangka otak aksi terorisme di Iraq dan mengendalikan pasukan berani mati penentang pemerintah. Al Hashimi adalah satu dari segelintir politisi Muslim yang berada di pemerintahan sebagai perwakilan dari warga Muslim Iraq. Al Hashimi kemudian mengungsi ke wilayah Kurdistan.
Pemimpin Wilayah Otonomi Kurdistan Massoud Barzani, seperti halnya pemerintah Turki, mengecam dominasi politik kelompok Syiah di Iraq. Belum lama ini Barzani sengaja terbang ke Washington menemui para pemimpin Amerika Serikat untuk mengadukan Syiah Iraq yang berusaha menguasai penuh pemerintahan Iraq dan menagih komitmen Gedung Putih yang berjanji akan mempertahankan persatuan Iraq setelah menarik pasukannya dari negeri 1001 malam itu.
Barzani mengatakan bahwa Nuri Al Maliki, yang naik ke kursi perdana menteri dengan dukungan penuh dari Washington, memerintah di Iraq seperti seorang dictator. (Admin-HASMI/HD).

ARSIP HASMI SOLO