Ormas HASMI kembali mengukir
prestasi gemilang. Lima orang kader dan da’i HASMI dinyatakan lulus
setelah mengikuti ujian tesis pada Program Studi Magister Pendidikan
Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor 2 November 2012 lalu. Mereka yang
memberikan sumbangsih dalam geliat dakwah yang sedang digulirkan oleh
HASMI adalah: Ust. Ali Maulida, S.S., M.Pd.I. (anggota DPP HASMI dan
Ketua Dewan Eksekutif Pendidikan), Ust. Udan Dimyati Ahmad, S.S.,
M.Pd.I. (anggota DPP dan Ketua Departemen Kaderisasi), Ust. Azzam Rumba
Triana, S.Th.I., M.Pd.I. (Ketua Departemen Distribusi Buku), Ust.
Ibrahim Bafadhal, S.H.I., M.Pd.I. (Konsultan Internal Bidang Acara di
Radio FAJRI) dan Ust. Muhamad Priyatna, M.Pd.I. (Ketua Departemen
Pendidikan Dasar Yayasan Islam Al Huda).
Setelah cukup lama berjibaku mengerahkan energi dalam melakukan penelitian ilmiah, akhirnya para asatidz
dinyatakan lulus dalam ujian tesis masing-masing. Tema penelitian dalam
tesis mereka terbilang cukup beragam, dan sangat penting bagi
perkembangan dakwah secara umum, khususnya bagi program-program unggulan
HASMI.
Ust. Ali Maulida mengambil tesis dengan judul Konsep Pendidikan Akhlak dalam Kitab Bulugh al-Maram.
Dalam tesis tersebut, hadits-hadits pada kitab karya Imam Ibn Hajar
al-‘Asqalani ini dielaborasi secara komprehensif guna mendapatkan
formulasi dan konsepsi pendidikan akhlak dalam kitab tersebut.
Adapun Ust. Udan Dimyati Ahmad mengambil
penelitian lapangan terkait radio kesayangan dan kebanggaan umat Islam,
FAJRI FM. Tesis beliau berjudul Konsep Pendidikan Keluarga Melalui Media Penyiaran Radio (Studi Kasus di Radio Fajri 99.3 FM). Ust. Ibrahim Bafadhal mengambil penelitian dengan bidang yang selama ini beliau geluti, Konsep Ahlul Bayt Menurut Syi’ah dan Ahlus Sunnah Serta Relevansinya dengan Pendidikan Akhlak.
Tak ketinggalan, Ust. Azzam Rumba Triana melakukan library research dengan mengelaborasi karya-karya Imam Ibn Taymiyyah dengan tesis berjudul Konsep Jihad Ibn Taymiyyah dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Karakter. Sedangkan Ust. Muhamad Priyatna mengambil judul Konsep dan Pelaksanaan Manajemen Pendidikan Berbasis Syariah (Studi Manajemen Pendidikan di STAI Al Hidayah Bogor).
Prestasi kelima asatidz ini mengikuti
jejak tiga asatidz lain yang telah lebih dahulu menuntaskan studi di PPS
UIKA Bogor, yaitu: Ust. Dr. Muhamad Sarbini, M.H.I (Ketua DPP HASMI),
Ust. Rahendra Maya, S.Th.I, M.Pd.I (Anggota DPP dan Ketua Departemen
Karya Ilmiah), dan Ust. Fachri Fachrudin, S.H.I, M.E.I (Ketua Departemen
Pendidikan Menengah dan Tinggi Yayasan Islam Al Huda).
Tentu bukanlah sebuah perkara yang mudah
untuk menyelesaikan studi ditengah padatnya agenda dakwah mereka.
Selain aktif menjadi pemateri tetap di Radio FAJRI, menjadi kontributor
juga editor majalah INTISARI HASMI dan GERIMIS tak dilewatkan. Termasuk
aktif menyambangi para mahasiswa yang mereka asuh di STAI Al Hidayah
Bogor, baik pada Prodi Pendidikan Agama Islam (Jurusan Tarbiyah), Prodi
ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (Jurusan Ushuludin), Prodi Ahwal Syakhshiyyah
(Jurusan Syariah), maupun Prodi Perbankan Syariah. Selain juga tentunya
rutinitas harian demi suksesnya program kerja dakwah dan pendidikan pada
bidang masing-masing yang harus dikawal dengan baik.
Motor penggerak putaran aktifitas
dakwah mereka tentunya adalah niat yang tulus ikhlas demi memaksimalkan
implementasi tujuan penciptaan setiap insan, yaitu ubudiyyah
hanya kepada Allah . Selain itu, tekad yang kuat dalam melaksanakan
tugas abadi yang telah diamanahkan, yaitu mengayomi dan membimbing umat
menjadi sosok-sosok manusia yang mewujudkan nilai-nilai penghambaan
kepada Allah dengan benar, juga menjadi pemacu semangat mereka.
Alhamdulillah, berbagai peluang dakwah
kini terbuka luas. Orang yang beruntung tentu saja mereka yang dapat
memanfaatkan berbagai peluang itu secara optimal dan maksimal. Tebar
dakwah menjadi agenda rutin paling utama yang harus dikawal dengan baik.
Tentunya hanya dakwah yang mengusung kemurnian Islam dan sesuai manhaj
Ahlus Sunnah Wal Jama’ah, dilakukan secara terorganisir, termenej dengan
baik, dengan format paling tepat, dengan skala prioritas dan realistis
untuk dilakukan, serta bermuatan kebangkitan, dakwah seperti inilah yang
akan mewujudkan kebangkitan sejati bagi manusia.
Terwujudnya nilai-nilai Islami dalam
seluruh aspek kehidupan masyarakat adalah bentuk nyata sebuah
kebangkitan ruhani yang kita dambakan. Strategi dakwah dengan menjaga
kedamaian dan tanpa kekerasan, menjadi sangat urgen untuk terus dikawal.
Dengannya cahaya-cahaya hidayah dapat masuk ke dalam jiwa-jiwa manusia,
dan menyelamatkan mereka dari aneka bentuk keterpurukan yang kini kian
menggurita.
Karena itulah, DPP HASMI selalu
mendorong para kadernya untuk terus meningkatkan kualitas pribadi, dan
berperan secara optimal dalam ladang dakwah yang terhampar luas. Umat
menunggu uluran tangan dari para juru dakwah yang memiliki kepedulian,
keseriusan dan rela berkorban dalam membimbing mereka ke jalan yang
lurus.
Untuk mencapai hal itu semua pola
kaderisasi terus digulirkan HASMI. Saat ini ada 15 kader HASMI yang
sedang mengikuti studi S2; 3 orang mengambil Kajian Islam di UIN
Jakarta, 1 orang di Prodi Magister Pendidikan Islam, 4 orang di Prodi
Magister Manajemen, 6 orang Magister Ekonomi Islam UIKA Bogor dan 1
orang dari program Doktoral Pendidikan Islam di Kampus yang sama. Mereka
semua rencana-Nya –insya Allah- akan menuntaskan studi di awal
tahun depan. Di akhir Oktober lalu 26 orang kader juga telah
menuntaskan studi S1 mereka pada Prodi Tafsir Hadits di STAI Al Hidayah,
dan meraih gelar Sarjana Ushuluddin (S.Ud).
Semua prestasi ini tentu diharapkan
dapat memacu semangat juang para kader, anggota, dan simpatisan HASMI
untuk terus berkiprah di jalan dakwah lebih optimal. Semua harus ambil
bagian, karena HASMI memang dari dan untuk semua…!! (Red/HASMI)