Sabtu, 12 November 2016

Sebuah Pesan Kebangkitan!



Bismillahirrohmanirrohim...
Saudara-saudara kaum Muslimin yang kami cintai..

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Perkenankanlah kami, HASMI (Harakah Sunniyyah untuk Masyarakat Islami), Sebuah Gerakan Dakwah Kebangkitan menyampaikan pesan singkat dan ajakan ini.

Kebahagiaan dan keselamatan dunia dan akhirat ada pada penitian jalan yang lurus, sirotulmustaqim yaitu Islam yang murni. Semua jalan selain jalan itu adalah jalan kesengsaraan. Hal itu adalah tatanan dasar kehidupan sejak terciptanya kehidupan ini dan tak akan berubah sepanjang masa. Penyelisihannya akan mengakibatkan bencana yang besar.

Tanpa sedikitpun mengurangi nilai-nilai kemuliaan di negeri ini, kita akui bahwa penyelisihan "Sirotulmustaqim" di negeri kita dewasa ini sudah sangat memprihatinkan. Kesyirikan-kesyirikan, kepalsuan-kepalsuan, kerusakan akhlak, pembangkangan besar-besaran terhadap hukum-hukum Alloh di seluruh lini kehidupan sudah menggeluti kehidupan masyarakat.

Masyarakat kita dipenuhi oleh kenistaan-kenistaan; korupsi, judi, miras, pornoaksi, penindasan-penindasan, takhayul, kepalsuan-kepalsuan dan lain-lain.

Semua itu akan, bahkan sudah menyebabkan bencana-bencana yang terus menerus menimpa kita; Banjir dan banjir lagi, gempa, letusan gunung berapi, bermacam-macam penyakit dan beraneka ragam bencana lainnya yang tak akan pernah berhenti, sampai kita semua terbinasakan, kecuali jika kita BANGKIT kembali meniti SIROTULMUSTAQIM dan meninggalkan kenistaan-kenistaan itu.

Dengan demikian, bukan hanya keselamatan dunia saja yang dicapai, tetapi juga kebahagiaan akhirat yang pada hakikatnya adalah tujuan kita yang utama.

Mari bergabung dengan HASMI berupaya membentuk masyarakat yang Islami demi meraih keselamatan dan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Jalan yang kami tempuh untuk tujuan ini adalah jalan dakwah yang damai dan tentram. Kami memilih strategi dakwah karena demikianlah strategi para Rosul.

Kami menolak strategi kekerasan yang hanya melahirkan kekacauan, ketakutan, dan kerusakan. Strategi seperti ini tidak bisa melahirkan sebuah kebangkitan.

Kebangkitan jiwa hanya bisa terjadi dengan pencerahan jiwa-jiwa oleh usaha-usaha dakwah yang benar.

Dengan dakwah menyeru penitian sirotulmustaqim kita akan sanggup membentuk jaringan orang-orang yang bertekad untuk meniti sirotulmustaqim terlepas dari tingkatan keIslaman masing-masing.

HASMI akan terus konsisten membina para anggotanya agar menjadi pelopor pembentukan MASYARAKAT ISLAMI.

Tak usah ragu untuk menjadi anggota, tak ada syarat apapun juga, Anda tak akan terbebani oleh beban apapun juga. Kami tidak meminta harta anda, hubungan kita tidak didasarkan atas harta.

Bergabungnya Anda dengan HASMI berarti Anda mempunyai komunitas orang-orang soleh setekad dengan Anda saling menasehati dan saling mencintai serta saling tolong-menolong dalam menghadapi kerumitan kehidupan.

HASMI mengadakan program-program pembinaan secara sistematis ditempat setiap anggota berdomisili.

Anda bisa mengikuti jika anda menghendakinya dan tidak ada pertanyaan "mengapa tidak mengikutinya?".

Semua Tanpa Beban, Semua Hanya Ketentraman...

Daftarkan diri Anda sebagai anggota sekarang juga dengan format berikut:

NAMA#KOTA#KECAMATAN#TAHUN LAHIR#JENIS KELAMIN#NO HP

Contoh:
AHMAD#BOGOR#CIOMAS#1985#L#0812-xxxx-xxxx

Kirim via WA ke 082-113-114-200
Atas nama HASMI

Kami ucapkan banyak terimakasih atas kesediaan Anda menyimak pesan ini.

Wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarokatuh


CATATAN:

~ HASMI mengadakan pembinaan untuk para anggotanya melalui program POSITIF (Program Studi Islam Intensif), yaitu sebuah program pembinaan yang mengandung unsur-unsur berikut:
1. Pengiriman 10 e_book secara online.
2. Setelah 10 buku terkirim akan diteruskan dengan pengiriman e-magazine HASMI.
3. Mengadakan bedah buku tatap muka dari 10 buku di atas secara berkala ketika para peserta terdaftar mencapai 30 orang/kota.

~ HASMI adalah Organisasi legal & resmi dengan Akte Notaris No. 20 Tgl. 18 November 2005

Sebarkan pesan ini ke grup-grup yang Anda ikuti dan kepada orang-orang yang Anda cintai..

Sekretariat HASMI Pusat
Komplek Masjid Al-Marhamah Lt. 2
Jln. Raya Pemda No. 4 Kaumpandak Karadenan Cibinong Bogor.
Telp. 0251-8650282
www.hasmi.org

Kamis, 10 November 2016

MUI Perkuat Fatwa, "Ahok Penista Al-Qur'an!"


Ketua Umum Din Syamsuddin memimpin langsung rapat pleno Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (DPMUI) pada hari Rabu, 9 November 2016 kemarin yang dihadiri oleh 70 Ketua Umum Organisasi-organisasi Islam dan 29 tokoh ulama, zuama, dan cendekiawan Muslim Indonesia.

Berikut isi rapat pleno tersebut:


  1. Memperkuat Pendapat Keagamaan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia tanggal 11 Oktober 2016 tentang Penistaan Agama, dan seharusnya menjadi rujukan utama dalam menangani proses hukum masalah dugaan penistaan agama, sebagaimana yang telah menjadi kebiasaan selama ini. Juga mendukung pernyataan sikap PBNU dan PP Muhammadiyah yang merupakan pendapat dan sikap sesuai ajaran Islam berdasarkan Al Qur'an dan Al Hadits. Pendapat Keagamaan tersebut dikeluarkan sebagai kewajiban para ulama dalam menjaga agama dan mendorong kehidupan duniawi yang tertib, harmonis, penuh maslahat (haratsat aldin wa siyaszu al-dunya), serta memelihara kerukunan hidup antar umat beragama demi persatuan dan kesatuan bangsa.
  2. Menyesalkan ucapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Pulau Seribu ("jadi jangan percaya sama orang, kan bisa aja dalam hati kecil bapak itu nggak bisa bisa pilih saya. ya kan. Dibohongin pakai surat al Maidah 51. macem-macem ini. Itu hak bapak ibu. jadi bapak ibu perasaan nggak bisa pilih nih karena saya takut masuk neraka dibodohin gitu ya") yang beredar luas di masyarakat. Ucapan tersebut jelas dirasakan Umat Islam sebagai penghinaan terhadap Agama Islam, Kitab Suci Al Qur'an, dan ulama, karena memasuki wilayah keyakinan pemeluk agama lain dengan memberikan penilaian (judgment) dan pemahaman yang diberikan para ulama, dan dengan memakai kata yang bersifat negatif, pejoratif dan mengandung kebencian (hate speech). Ucapan Gubernur Basuki Tjahaja Pumama tersebut menunjukkan intolerasi dan rendahnya tenggang rasa terhadap keyakinan orang lain dan sangal potensial menciptakan kegaduhan sosial dan politik yang dapat mengarah kepada terganggunya stabilitas nasional.
  3. Memberikan apresiasi kepada umat Islam dan beberapa elemen bangsa yang menggelar aksi damai 4 November 2016 sebagai reaksi yang telah berlangsung dengan aman dan damai yang dipimpin oleh para ulama, habaib dan para tokoh islam. Aksi damai tersebut yang menunjukkan kesatuan dan kebersamaan semua elemen bangsa merupakan ekspresi demokrasi yang konstitusional dan positif untuk mendorong penegakan hukum di negeri yang menganut supremasi hukum. Insiden yang terjadi diluar waktu unjuk rasa adalah ulah provokator yang hanya ingin menciderai aksi damai tersebut.
  4. Menyampaikan bela sungkawa dan simpati yang mendalam atas jatuhnya korban (yang terluka maupun yang meninggal dunia), baik dari kalangan peserta aksi dan peserta keamanan dan diharapkan pada masa yang akan datang aksi damai tidak dihadapi dengan tindakan represif.
  5. Karena kasus penistaan agama bukan masalah kecil, maka diminta agar proses hukum dijalankan secara berkeadilan, transparan, cepat, dan memperhatikan rasa keadilan masyarakat luas.
  6. Menyerukan kepada seluruh umat islam indonesia untuk tidak terpancing dengan isu-isu yang menyesatkan dan provokatif serta memecah belah kehidupan umat dan bangsa indonesia. Seraya menyerukan dan mengajak umat islam indonesia untuk tetap menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathoniyah, dan terus memanjatkan doa kepada Allah SWT untuk kebaikan dan kemaslahatan bangsa.

Rabu, 09 November 2016

Halaqoh Studi Islami [HSI]

IKUTILAH..!!
🔘Halaqoh Studi Islami [HSI]

📚Membahas Kitab-kitab Silsilah Tarbiyyah Sunniyyah:
✔SIROTULMUSTAQIM
✔DINNUL ISLAM
✔RUH JUANG MASYARAKAT ISLAMI
✔DI BAWAH NAUNGAN ISLAM
✔TERPECAH YANG BENAR HANYA SATU
✔PRINSIP-PRINSIP DASAR AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH
✔TUGAS & TUJUAN
✔KEBANGKITAN SEJATI
✔URGENSI DA'WAH KEMURNIAN
✔MENUJU MASYARAKAT ISLAMI

🕰Rutin setiap hari Rabu, ba'dha Isya' Pukul. 20.00 WIB - Selesai.
🕌Di Masjid 'Ali Bin Abi Tholib
Jl. Raya Sragen - Balong KM. 12, Manukan, Kadipiro, Sambirejo, Sragen, Jawa Tengah.

🏳Pemateri:
Ust. Ja'far Assafar, S.Ud.

مَنْ خَرَجَ فِى طَلَبُ الْعِلْمِ فَهُوَ فِى سَبِيْلِ اللهِ حَتَّى يَرْجِع

َ”Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang”. (HR. Tirmidzi)

📞Contact Persone:
+62 821-4331-2233 | Ust. Abu 'Azzam Muhadjir

Senin, 07 November 2016

KRONOLOGI AKSI BELA ISLAM II VERSI RESMI GNPF MUI




Gerakan Nasional Pendukung Fatwa (GNPF) MUI merilis kronologi kejadian Aksi Bela Islam II pada hari Jum’at, 4 November 2016 sebagai berikut:

1. Pukul 10 pagi GNPF memberikan pengarahan terbatas kepada pengendali barisan aksi dan para orator dengan pesan yang kuat bahwa ini adalah aksi damai dan harus menunjukkan akhlakul karimah.
2. Pukul 11 pagi pimpinan GNPF bersama ulama menetapkan kesepakatan target aksi damai yang akan diperjuangkan kepada presiden Jokowi.

3. Usai shalat Jum’at di Masjid Istiqlal, semua peserta barisan aksi melakukan longmarch menuju Istana sesuai rute yang telah ditetapkan. Orasi di depan istana baru dimulai ba’da ashar.

4. Pelaksanaan orasi berjalan lancar dengan orator bergantian dari berbagai elemen dipimpin langsung oleh Habib Rizieq Syihab (sebagai pembina GNPF MUI). 

5. Perundingan pertama mengutus dua orang juru runding GNPF MUI yaitu; KH. Bachtiar Nasir dan KH. M. Zaitun Razmin untuk mendatangi istana. Hasilnya juru runding menolak melakukan perundingan karena hanya akan ditemui oleh Menkopolhukam dan beberapa menteri sebagai utusan resmi presiden RI.

6. Juru runding mendatangi istana untuk kedua kalinya namun kemudian mereka tetap menolak untuk berunding karena istana tetap menawarkan Menkopolhukam dan petinggi lainnya, sehingga kemudian juru runding kembali kepada barisan aksi.

7. Selanjutnya Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya berinisiatif mendatangi mobil barisan aksi kemudian naik ke atas dan memberikan salam hormat kepada peserta aksi. Kedatangan mereka untuk menemui Habib Rizieq Syihab dan menawarkan agar juru runding bisa diterima oleh Wapres RI. Habib Rizieq Syihab bersedia memenuhi penawaran tersebut dengan jaminan agar Wapres RI bersedia memerintahkan Kapolri untuk menangkap Basuki Tjahaja Purnama (BTP) hari itu juga.

8. Kemudian juru runding mendatangi istana untuk ketiga kali. Kali ini juru runding diikuti juga oleh KH. Misbahul Anam. Juru runding ditemui Wapres RI dan petinggi lainnya. Perundingan berjalan alot. Hasilnya Wapres RI memberikan jaminan akan memproses hukum BTP secara cepat, tegas dan transparan serta minta waktu selama 2 minggu untuk merealisasikannya. 

9. Juru runding kembali ke berisan aksi untuk menyampaikan hasil perundingan. Perundingan ini baru selesai pukul 18.00 WIB. Setelah disampaikan, reaksi peserta aksi tidak bisa menerima hasil tersebut dan bersepakat untuk bermalam di depan Istana. 

10. KH. Arifin Ilham dengan inisiatif sendiri berusaha bernegosiasi langsung menemui Wapres RI. 

11. Kericuhan kecil sebenarnya sudah mulai terjadi sebelum rombongan mobil komando tiba, antara masa yang “terprovokasi” dengan brikade polisi. Agar tidak terjadi bentrok maka laskar FPI menjadi pagar pembatas antara masa tersebut dengan berikade poilisi, tak lama setelah adzan isa berkumandang petugas keamanan secara tiba-tiba melakukan tindakan fisik merangsek dan mendorong untuk membubarkan barisan aksi secara paksa dengan menembakkan gas air mata dan menembakan peluru karet. KH. Arifin Ilham yang masih berada di Istana bersaksi bahwa Wapres RI, Menkopolhukam dan Kapolri memberikan reaksi marah atas kecerobohan petugas keamanan tersebut.

12. Berkali-kali Kapolri dan Panglima TNI memerintahkan Polisi untuk berhenti menembak massa lewat pengeras suara namun tak digubris oleh pasukan polisi, bahkan pasukan motor polisi berputar-putar di kerumunan massa sehingga ada yang tertabrak dan tergilas. 

13. Kejadian tersebut telah memakan 1 korban meninggal dunia dan ratusan korban luka peluru karet, tertabrak motor polisi dan banyaknya gas air mata. 

14. Barisan Aksi Bela Islam II akhirnya bergerak menginap di pagar luar Gedung MPR/ DPR, pada pukul 03.00 dinihari delegasi GNPF diterima oleh Komisi 3 DPR dan Ketua MPR, setelah beberapa kali berunding. Keamanan gedung MPR/ DPR diambil alih oleh Panglima TNI dan Kapolri yang akan menggusur massa yang menginap di luar Gedung MPR/ DPR.

15. Komisi 3 DPR kemudian memberikan jaminan akan menekan pemerintah pusat untuk memenuhi janjinya di depan massa Aksi Damai.

16. Pada pukul 04. 05 tanggal 05 November 2016 secara resmi GNPF MUI membubarkan Aksi Bela Islam II yang ditutup oleh ketua GNPF MUI ust. Bachtiar Nasir, “Alhamdulillah aksi damai berlangsung dengan maksimal meski ditekan, ditembaki, dipukuli tapi kita bersabar dan tidak membalas, tidak melawan, karena niat awal kita adalah aksi damai”. Pembina GNPF MUI Habib Rizieq Syihab menegaskan bahwa “Sebenarnya kita bisa saja melawa, perang, tapi kita ini aksi damai, kita tidak boleh diadu domba melawan Polisi dan TNI, mereka saudara kita juga, kita fokus pada kasus penistaan Al Qur’an oleh Ahok”.


Jargon AKSI DAMAI kami ketika dibenturkan dengan aparat keamanan adalah “Melawan dengan tanpa melakukan perlawanan”. Meskipun dalam tekanan yang sangat-sangat represif komando kami hanyalah;
- JANGAN MELAWAN!!!
- DIAM DI TEMPAT!!!
- JANGAN MAJU!!!

Ingatlah Allah senantiasa menjaga kesucian Al Qur’an dan jangan ada yang menistakannya.

Jakarta, 5 Nov 2016
Pimpinan GNPF MUI
Habib Rizieq Syihab (Pembina)
KH. Bachtiar Nasir (Ketua)
KH. Misbahul Anam (Wakil Ketua)
KH. Muhammad Zaitun Razmin (Wakil Ketua)

Kamis, 03 November 2016

Ketika Kelak Anakku Bertanya?


Ketika Kelak Anakku Bertanya?

“Apakah tahun 2016 Ayah masih muda?” tanya anakku. 
“Iya, Ayah masih muda. Masih gagah,” jawabku.  

“Apa benar tahun 2016 terjadi penistaan al Qur’an?” tanyanya menggugah ingatanku. 
“Iya, benar. Telah terjadi penistaan al Qur’an dan pelecehan terhadap ulama waktu itu,” jelasku. 

“Ayah, saya baca di beberapa tulisan, tragedi itu menyulut reaksi ratusan ribu kaum muslim seluruh Indonesia. Mereka menuntut agar penista al Qur’an dihukum. Ayah ada di mana waktu itu?”

***

Aku membayangkan jika kelak anak-anakku bertanya tentang hal.  Ya, sekira 15 atau 20 tahun yang akan datang, mereka membaca atau mendengar telah terjadi tragedi penistaan al Qur’an tahun 2016.

“Waktu itu Ayah masih muda, masih gagah. Dimana Ayah diantara ratusan ribu orang itu?” 

“Ayah, apa yang Ayah lakukan ketika al Qur’an dinistakan?”

Kira-kira jawaban apa yang kelak aku berikan kepadanya?

Apakah aku akan menjawab, “Nak, waktu itu Ayah sibuk bekerja.” Atau, “Nak, Ayah sibuk kuliah, tidak sempat mikir peristiwa itu.” 

Jangan-jangan aku menjawab, “Nak, itu bukan urusan Ayah. Ngapain Ayah ikut rame-rame begituan, dapat apa coba, kaya’ kurang kerjaan aja.”

*** 

Dan, anakku berkata, “Ayah, al Qur’an dilecehkan Ayah diam saja. Menganggap itu bukan urusan Ayah. Lalu urusan Ayah apa?”

***

Lamunanku buyar seketika. 

Tidak! Aku akan berkata kepada anakku kelak.  *“Nak, Ayah ada di barisan terdepan. Ayah ada diantara jutaan orang itu.”*

*"Ayah akan berangkat, Nak. Kelak Ayah akan cerita kepadamu bagaimana masa muda Ayah."*

Dishare ulang oleh:
[Abu 'Abdillah | HASMI Jateng]

Senin, 29 Agustus 2016

Istiqomah di Jalan Da'wah!


MENINGGALKAN dakwah itu perkara gampang. Kita tinggal sedikit demi sedikit menjauhinya saja. Tidak aktif lagi tanpa pemberitahuan. Tidak merespon saat dihubungi. Bersikap masa bodoh terhadap aktivasi. Tidak datang saat diundang. Sembunyi ketika dimobilisasi. Intinya, bersikap cuek dan masa bodoh saja. Tenggelam dalam aktivitas yang memuaskan diri. Dengan cara demikian lambat laun kita akan meninggalkan (atau barangkali lebih tepat — ditinggalkan dakwah). Gampang sekali. Tapi apa manfaatnya bagi kita mengambil sikap demikian?

Benar, meninggalkan dakwah itu perkara yang mudah. Tapi saya sangat yakin, jauh lebih mudah lagi bagi Allah ta’ala untuk mencari pengganti yang jauh lebih baik daripada mereka yang memutuskan untuk ‘pensiun’ dari dakwah. Para pengganti itu akan menggerakkan dakwah jauh lebih ikhlas dan bersemangat. Ya, sangat mudah bagi Allah untuk melakukannya. Sangat mudah. Tidak ada sedikit pun kerugian bagi dakwah ketika seseorang resign darinya. Dakwah akan terus berjalan, ada atau pun tanpa kita.

Sekali lagi kita bertanya, apa manfaatnya bagi hidup kita? Dakwah memang tidak memberi tumpukan harta. Bahkan bisa jadi kitalah yang mesti menyisihkan dari yang Allah karuniakan pada kita untuk menggerakkan dakwah. Tapi di sanalah kita menemukan makna yang indah. Kita terlibat dalam dakwah bukan untuk memperoleh harta berlimpah. Kita ingin mendapatkan keridlaan Allah, sehingga dengannya hidup kita bertabur barakah.

Sekiranya kita memilih ‘masa bodoh’ dan resign dari dakwah, sungguh ada satu hal yang dikhawatirkan: dicabutnya barakah dari hidup kita. Direnggutnya rasa qanaah terhadap harta dari diri kita. Tiba-tiba saja kita berubah menjadi orang yang sangat ‘kemaruk’ dan rakus terhadap duniawi, secuil apapun ia. Lalu aktivitas dakwah ditinggalkan. Forum-forum pembinaan mulai diabaikan.

Sebagai gantinya proyek-proyek materi menjadi lebih diutamakan.

Dalam situasi demikian (kadang) seseorang masih merasa berkebajikan. Padahal, yang dilakukannya tidak lebih dari aktivitas remeh yang disesaki oleh hasrat yang besar terhadap uang. Semakin dikejar, rasa puas tak pernah akan terpenuhi. Tiba-tiba juga kebutuhan tak bisa tercukupi, padahal pendapatan lebih banyak dari sebelumnya. Jika hal demikian yang terjadi, alangkah baik, sekiranya kita berhenti sejenak. Menelisik kondisi diri.



Jangan-jangan kebarakahan itu telah dicerabut dari hidup kita. Na’udzubillahi min dzalik.

Setiap saat kita memang perlu menelisik diri. Jika ada benih-benih bergesernya orientasi, mari diluruskan kembali. Saat kelesuan mulai tumbuh, segera pupus dengan semangat beramal. Ketika kejenuhan mulai melanda, perlulah silaturahmi agar ada penyegaran dan suntikan semangat membara.

Memperturutkan kelesuan dan kemalasan beraktivitas dakwah hanya mendatangkan situasi yang semakin berat. Lambat laun seseorang berkemungkinan ‘resign’ tanpa pamitan.

Dalam situasi demikian, ia tidak menyadari bahwa ada yangi berbeda dari cara berpikir, berasa, dan juga bertindak. Mulailah ia bersikap seperti penumpang dan mulai menanggalkan mental seorang sopir (driver) yang bersemangat, pantang menyerah dan berkeluh kesah, berorientasi untuk mencari solusi, dan memilih untuk tidak menghujat serta menghakimi.

Saking mudahnya meninggalkan dakwah, alasan apapun bisa dikemukakan.

Seseorang dapat mengelabuhi murabbi atau qiyadah dakwah dengan alasan yang tampak masuk akal: bisnis, kerja, urusan keluarga, atau apapun. (Qs. Al Fath: 11 & Al Ahzab: 13). Tapi sungguh, Allah yang paling tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam diri kita.

Apakah alasan-alasan itu benar adanya, ataukah muncul dari kelemahan diri dan hasrat kuat untuk menghindar dari amanah. Lagi-lagi, kita memang perlu banyak menelisik diri sendiri.

Jika hari-hari ini kita mulai tampak lesu dan tidak bergairah di jalan dakwah, forum-forum pembinaan juga terasa gampang ditinggalkan, kontribusi yang mesti diberikan juga terasa berat ditunaikan, kerinduan bertemu ikhwah tergantikan dengan hasrat kuat untuk mengejar duniawi, atau teramat nyinyir dan antipati memandang dakwah serta komunitas kebaikan lainnya, rasa-rasanya kitalah yang lebih butuh untuk menerima banyak nasihat dibandingkan orang lain.

Sungguh, tak ada manfaat yang dapat diperoleh dari meninggalkan dakwah, kecuali hidup yang tercerabut dari memperoleh barakah. Hari-hari ini ketika waktu istirahat bagi sejumlah ikhwah terasa amat singkat, kita sungguh merasa malu. Sebagian kita masih bersantai-santai, bahkan membiarkan diri dalam lalai. Ya, ada banyak di antara kita, termasuk saya, yang lebih butuh nasihat.

Semoga Allah jadikan kita generasi yang Allah kokohkan di jalan dakwah ini, terus kokoh, semakin kokoh hingga husnul khotimah. Aamiin. [rf/Islampos] 

Sabtu, 27 Agustus 2016

BEDAH BUKU SIROTULMUSTAQIM - MASJID NURUL IMAN KALITAN SURAKARTA


Mari meniti SIROTULMUSTAQIM..!!
_______________________________
Apakah SIROTULMUSTAQIM itu?
...
Demikian pentingnya kah SIROTULMUSTAQIM, sehingga kita diperintahkan untuk memohonnya kepada Alloh subhanahu wata'ala minimal sebanyak 17 X setiap hari?
...
Demikian mahalnya kah SIROTULMUSTAQIM, sehingga Iblis la'natullohu 'alayh semenjak terusir dari Surga rela menghabiskan seluruh waktunya hingga hari kiamat hanya untuk menghalang-halangi manusia dari meniti SIROTULMUSTAQIM?
_______________________________
HADIRILAH..!!
BEDAH BUKU SIROTULMUSTAQIM
Jalan yang Lurus.. 
Narasumber: 
Ustadz Anwar Muhadjir hafidzahulloh 
(Aktivis HASMI Cirebon)

Ahad, 28 Agustus 2016
Pukul. 09.00 WIB - Selesai
Di Masjid KALITAN | Jl. Kalitan, Kota Surakarta. (Kompleks Kediaman Presiden RI 2 - H. M. Soeharto) 

Gratis..!!
(Untuk Umum.. Ikhwan & Akhwat)
Penyelenggara:
DPW HASMI JATENG
CP. +62 856-4297-2476 (Ustadz M. Yusron Abu Ziad)

BEDAH BUKU SIROTULMUSTAQIM - MASJID NURUL IMAN KALITAN SURAKARTA


Mari meniti SIROTULMUSTAQIM..!!
_______________________________
Apakah SIROTULMUSTAQIM itu?
...
Demikian pentingnya kah SIROTULMUSTAQIM, sehingga kita diperintahkan untuk memohonnya kepada Alloh subhanahu wata'ala minimal sebanyak 17 X setiap hari?
...
Demikian mahalnya kah SIROTULMUSTAQIM, sehingga Iblis la'natullohu 'alayh semenjak terusir dari Surga rela menghabiskan seluruh waktunya hingga hari kiamat hanya untuk menghalang-halangi manusia dari meniti SIROTULMUSTAQIM?
_______________________________
HADIRILAH..!!
BEDAH BUKU SIROTULMUSTAQIM
Jalan yang Lurus.. 
Narasumber: 
Ustadz Anwar Muhadjir hafidzahulloh 
(Aktivis HASMI Cirebon)

Ahad, 28 Agustus 2016
Pukul. 09.00 WIB - Selesai
Di Masjid KALITAN | Jl. Kalitan, Kota Surakarta. (Kompleks Kediaman Presiden RI 2 - H. M. Soeharto) 

Gratis..!!
(Untuk Umum.. Ikhwan & Akhwat)
Penyelenggara:
DPW HASMI JATENG
CP. +62 856-4297-2476 (Ustadz M. Yusron Abu Ziad)

Rabu, 17 Agustus 2016

HAQIKAT DAN KEDUDUKAN TAUHID


🔘 Tauhid adalah mengesakan Alloh dalam beribadah. Tauhid merupakan tujuan dari penciptaan manusia dan jin.
📖 Alloh Berfirman:

و ما خلقت الجنّ و الإنس إلاّ ليعبدون
"Dan tidaklah Aku Ciptakan jin dan manusia melainkan hanya untuk beribadah kepada-Ku." (QS. Adz-Dzariyat : 56)

📌Makna "beribadah kepada-Ku" dalam ayat di atas adalah "mentauhidkan-Ku".

📋 Ayat di atas menunjukkan bahwa hikmah penciptaan manusia bukanlah untuk tujuan duniawi; seperti berfoya-foya, berbuat semena-mena dan melampaui batas; akan tetapi untuk beribadah hanya kepada Alloh dan juga untuk diuji oleh Alloh tentang kualitas amalnya, siapakah diantara mereka yang lebih baik amalnya.

📖 Alloh Berfirman:
الّذي خلق الموت و الحيات ليبلوكم أيّكم أحسن عملا...
"Yang Menjadikan mati dan hidup supaya Dia menguji kalian, siapa diantara kalian yang lebih baik amalnya." (QS. Al Mulk : 2)

📋 Alloh Menguji manusia dengan perintah, larangan dan kewajiban-kewajiban syariat agar mereka beribadah kepada Alloh dengan bashiroh (tuntunan ilmu). Untuk itu, Alloh mengutus para rosul beserta kitab-kitab mereka untuk mengajarkan hak-hak mereka agar bisa memegang teguh ajaran itu.

📖  Alloh Berfirman:
و لقد بعثنا في كلّ أمة رسولا أن اعبدوا الله و اجتنبوا الطاغوت
"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rosul pada setiap umat (untuk menyerukan), "Beribadahlah kepada Alloh (saja) dan jauhilah thoghut." (QS. Al Nahl: 36)

📄 Thoghut adalah segala sesuatu yang diibadahi selain Alloh dan dia ridho. Adapun yang diibadahi, tapi dia tidak ridho, misalnya rosul dan nabi, maka tidak termasuk thoghut. Pun mereka tidak memerintah orang untuk beribadah pada dirinya.

📖 Alloh Berfirman:
و قضى ربّك ألا تعبدوا إلاّ إيّاه...
 "Dan Robbmu telah Memerintah supaya kalian jangan beribadah kecuali hanya kepada-Nya..."

📌 Maknanya, Alloh memerintahkan untuk tidak beribadah kecuali hanya kepada Alloh. Karena hanyalah Alloh yang berhak diibadahi, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi selain Dia. Oleh karena itu beribadahlah hanya kepada-Nya, jangan menyekutukan apapun dengan-Nya, baik itu malaikat yang dekat dengan-Nya atau nabi yang diutus atau wali kekasih-Nya atau apapun namanya. Kita harus berhati-hati dan menjauhi perbuatan syirik kepada-Nya.

📰 Tauhid merupakan perintah teragung yang Alloh titahkan untuk manusia. Dan sebaliknya, Syirik adalah larangan Alloh yang terbesar bagi manusia.

📖 Alloh Berfirman:

و اعبدوا الله و لا تشركوا به شيئا
Dan beribadahlah kalian kepada Alloh (saja) dan janganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan apapun" (QS. An-Nisa' : 36)

📖 Alloh melarang manusia dengan beberapa hal yang dimulai dengan kesyirikan karena merupakan dosa yang terbesar; lalu disusul dengan dosa2 besar lainnya yang lebih kecil dari syirik. (Lihat QS. Al-An'am : 151-153)

📰 Tauhid adalah Hak Alloh yang harus dipenuhi oleh seorang hamba. Sehingga dengannya Alloh akan penuhi hak hamba tersebut.

🍃 Mu'adz bin Jabal Rodhiyallohu 'anhu berkata:

"Aku pernah dibonceng Nabi Shollallohu 'alaihi wa sallam di atas keledai, kemudian beliau berkata kepadaku,

'Wahai Muadz, tahukah kamu apakah hak Alloh yang harus dipenuhi oleh hamba-hamba-Nya dan apa hak hamba-hamba-Nya yang pasti dipenuhi oleh Alloh?'
Aku menjawab, 'Alloh dan Rosul-Nya yang lebih mengetahui.'
Kemudian beliau bersabda,

🌸'Hak Alloh yang harus dipenuhi oleh hamba-hamba-Nya ialah hendaknya mereka beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatupun. Sedangkan hak hamba yang pasti dipenuhi oleh Alloh ialah bahwa Alloh tidak akan menyiksa orang-orang yang tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatupun.'🌸

Aku bertanya, 'Wahai Rosululloh, bolehkah aku menyampaikan berita gembira ini kepada orang-orang?'.
Beliau menjawab, 'Jangan engkau lakukan itu. Aku khawatir mereka nanti bersikap pasrah (tidak mau beramal).'"

📚 HR. Al Bukhori (2856, 5967, 6267 dan 6500) dan Muslim (30)

____________________
HASMI JOGLOSEMAR
0813-1616-6416 | 597A47CD

HAQIKAT DAN KEDUDUKAN TAUHID


🔘 Tauhid adalah mengesakan Alloh dalam beribadah. Tauhid merupakan tujuan dari penciptaan manusia dan jin.
📖 Alloh Berfirman:

و ما خلقت الجنّ و الإنس إلاّ ليعبدون
"Dan tidaklah Aku Ciptakan jin dan manusia melainkan hanya untuk beribadah kepada-Ku." (QS. Adz-Dzariyat : 56)

📌Makna "beribadah kepada-Ku" dalam ayat di atas adalah "mentauhidkan-Ku".

📋 Ayat di atas menunjukkan bahwa hikmah penciptaan manusia bukanlah untuk tujuan duniawi; seperti berfoya-foya, berbuat semena-mena dan melampaui batas; akan tetapi untuk beribadah hanya kepada Alloh dan juga untuk diuji oleh Alloh tentang kualitas amalnya, siapakah diantara mereka yang lebih baik amalnya.

📖 Alloh Berfirman:
الّذي خلق الموت و الحيات ليبلوكم أيّكم أحسن عملا...
"Yang Menjadikan mati dan hidup supaya Dia menguji kalian, siapa diantara kalian yang lebih baik amalnya." (QS. Al Mulk : 2)

📋 Alloh Menguji manusia dengan perintah, larangan dan kewajiban-kewajiban syariat agar mereka beribadah kepada Alloh dengan bashiroh (tuntunan ilmu). Untuk itu, Alloh mengutus para rosul beserta kitab-kitab mereka untuk mengajarkan hak-hak mereka agar bisa memegang teguh ajaran itu.

📖  Alloh Berfirman:
و لقد بعثنا في كلّ أمة رسولا أن اعبدوا الله و اجتنبوا الطاغوت
"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rosul pada setiap umat (untuk menyerukan), "Beribadahlah kepada Alloh (saja) dan jauhilah thoghut." (QS. Al Nahl: 36)

📄 Thoghut adalah segala sesuatu yang diibadahi selain Alloh dan dia ridho. Adapun yang diibadahi, tapi dia tidak ridho, misalnya rosul dan nabi, maka tidak termasuk thoghut. Pun mereka tidak memerintah orang untuk beribadah pada dirinya.

📖 Alloh Berfirman:
و قضى ربّك ألا تعبدوا إلاّ إيّاه...
 "Dan Robbmu telah Memerintah supaya kalian jangan beribadah kecuali hanya kepada-Nya..."

📌 Maknanya, Alloh memerintahkan untuk tidak beribadah kecuali hanya kepada Alloh. Karena hanyalah Alloh yang berhak diibadahi, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi selain Dia. Oleh karena itu beribadahlah hanya kepada-Nya, jangan menyekutukan apapun dengan-Nya, baik itu malaikat yang dekat dengan-Nya atau nabi yang diutus atau wali kekasih-Nya atau apapun namanya. Kita harus berhati-hati dan menjauhi perbuatan syirik kepada-Nya.

📰 Tauhid merupakan perintah teragung yang Alloh titahkan untuk manusia. Dan sebaliknya, Syirik adalah larangan Alloh yang terbesar bagi manusia.

📖 Alloh Berfirman:

و اعبدوا الله و لا تشركوا به شيئا
Dan beribadahlah kalian kepada Alloh (saja) dan janganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan apapun" (QS. An-Nisa' : 36)

📖 Alloh melarang manusia dengan beberapa hal yang dimulai dengan kesyirikan karena merupakan dosa yang terbesar; lalu disusul dengan dosa2 besar lainnya yang lebih kecil dari syirik. (Lihat QS. Al-An'am : 151-153)

📰 Tauhid adalah Hak Alloh yang harus dipenuhi oleh seorang hamba. Sehingga dengannya Alloh akan penuhi hak hamba tersebut.

🍃 Mu'adz bin Jabal Rodhiyallohu 'anhu berkata:

"Aku pernah dibonceng Nabi Shollallohu 'alaihi wa sallam di atas keledai, kemudian beliau berkata kepadaku,

'Wahai Muadz, tahukah kamu apakah hak Alloh yang harus dipenuhi oleh hamba-hamba-Nya dan apa hak hamba-hamba-Nya yang pasti dipenuhi oleh Alloh?'
Aku menjawab, 'Alloh dan Rosul-Nya yang lebih mengetahui.'
Kemudian beliau bersabda,

🌸'Hak Alloh yang harus dipenuhi oleh hamba-hamba-Nya ialah hendaknya mereka beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatupun. Sedangkan hak hamba yang pasti dipenuhi oleh Alloh ialah bahwa Alloh tidak akan menyiksa orang-orang yang tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatupun.'🌸

Aku bertanya, 'Wahai Rosululloh, bolehkah aku menyampaikan berita gembira ini kepada orang-orang?'.
Beliau menjawab, 'Jangan engkau lakukan itu. Aku khawatir mereka nanti bersikap pasrah (tidak mau beramal).'"

📚 HR. Al Bukhori (2856, 5967, 6267 dan 6500) dan Muslim (30)

____________________
HASMI JOGLOSEMAR
0813-1616-6416 | 597A47CD
Http://dpdhasmisolo.blogspot.co.id/2016/08/haqikat-dan-kedudukan-tauhid.html

ARSIP HASMI SOLO