Kepada
setiap saudariku ukhti muslimah, yang telah rela menjadikan Allah
sebagai Robbnya, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad saw sebagai Rasul
Allah.
Wahai saudariku yang kucintai karena Allah, kalian diciptakan dari
tulang rusuk tulang adam dan tercipta untuk beribadah kepada Alloh
dengan taat kaum adam selaku suamimu. Maka dari itu sayangilah dirimu
dengan menjalankan perintah Alloh. Dari Anas dari Nabi , beliau
bersabda: “Tidak beriman seseorang diantara kamu sampai ia mencintai
saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” (Muttafaq alaih).
Wahai saudariku ukhti muslimah. Hendaknya kita tahu dengan penuh
keyakinan, bahwa kita tidak diciptakan main-main tanpa ada arti dan
tidak pula dibiarkan begitu saja tanpa tujuan dan pertanggung- jawaban.
Seperti firman Alloh:
“Maka apakah kamu mengira, bahwa
sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa
kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? Maka Maha Tinggi Allah, Raja
yang sebenarnya; tidak ada ilah (yang berhak disembah) kecuali Dia, Robb
(yang memupunyai) Arsy yang mulia.” (Al-mu’minun: 115-116).
Dan juga yang terdapat dalam ayat lain;
“Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)?” (Al-Qiyamah:36).
Disekeliling kita banyak sekali jebakan yang telah dipersiapkan oleh
syaetan untuk menjerumuskan para kaum muslimin. Mereka telah membungkus
perbuatan keji, nista dan buruk dengan kesenangan, kenikmatan yang
membuat kita terbuai untuk melakukannya. Karena mereka adalah musuh yang
nyata bagi kalian. Seperti firman Alloh dalam surat Yusuf ayat 5;
إِنَّ الشَّيْطَانَ لِلإنْسَانِ عَدُوٌّ مُبِينٌ
“Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.”
Maka dari itu berhati-hatilah dalam mencari teman, bertindak,
berpakaian dan bergaul dilingkunganmu. Karena ketika benteng keimanan
dihancurkan, maka apapun akan terjadi. Sudah menjadi tontonan yang biasa
ketika kita dapati dipinggir jalan dan di tengah kalangan masyarakat
sebuah pelanggaran syari’at yang syetan ikut andil di dalamnya. Mereka
menebar benih-benih kehinaan agar semua kaum muslimin terjebak dalam
kungkungan kemaksiatan dan kesyirikan. Ini berbahaya bagi iman kita.
Wahai saudariku muslimah, pelanggaran dapat berupa apa saja.
ketahuilah bahwa dirimu adalah perhiasan jika engkau adalah wanita
sholihah. Engkau akan menjadi lebih mulia dari pada bidadari surga jika
engkau hidup mulia dan mati dalam keadaan khusnul khotimah. Wanita
muslimah yang ingin lebih baik adalah wanita yang memelihara matanya
dari memandang yang haram. Alloh Subhaanahu wata’ala berfirman:
Artinya :“Katakanlah kepada wanita
yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya,
dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa)
nampak dari padanya.” (QS. An Nur: 31)
Wanita muslimah adalah yang menjaga hijabnya dengan rasa senang hati.
Sehingga dia tidak keluar kecuali dalam keadaan berhijab rapi, mencari
perlindungan Alloh dan bersyukur kepadaNya atas kehormatan yang
diberikan dengan adanya hukum hijab ini, dimana Alloh Subhaanahu wata’ala menginginkan kesucian baginya dengan hijab tersebut. Alloh berfirman:
Artinya: “Hai Nabi, Katakanlah kepada
isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin:
“Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. yang
demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, Karena itu mereka
tidak di ganggu. dan Alloh adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab:59)
Wahai wanita muslimah, Alloh SWT memerintahkan kita untuk selalu
berlindung kepada Alloh. Hal ini sesuai dengan firman Alloh dalam surat
fushshilat ayat 36
“Dan jika syetan mengganggumu dengan
suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya
Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (fushshilat :36)
Engkau sebagai wanita muslimah harus kuat imannya jangan sekali-kali kita terganggu dengan jebakannya, Alloh SWT berfirman:
“Dan janganlah kamu sekali-kali dipalingkan oleh syaitan, sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (Az-Zukhruf:62)
Demi Alloh wahai saudariku tercinta, pastinya engkau tidak mau
menjadi teman syetan di neraka. Kami pun menginginkan kalian masuk
kedalam surga. Sebab, engkau melakukan rukuk, sujud, dan mengingat
RabbMu. Semoga Alloh melindungi dari panasnya neraka Jahannam.
Wahai wanita muslimah, syaitan telah membuat pergaulan bebas, mereka
membuat produk ini agar merusak dan menjadikan komoditi yang cukup laris
dikalangan remaja. Apalagi dalih mereka, kalau bukan kemajuan,
modernisasi, kesetaraan gender dan alasan-alasan yang menggiurkan
lainnya. Berbagai penelitian seputar pergaulan bebas yang syetan
luncurkan yang dilakukan perorangan maupun lembaga telah merebak
dilingkungan kita. Syaitan selalu mengintaimu untuk menjauhkanmu dari
syari’at Alloh. Al hasil, “Hampir sebagian besar remaja telah terjerumus
kedalamnya”
Untuk itu perlu dilakukan upaya penanggulangan melalui berbagai cara
dan sarana. Salah satunya dengan berdakwah semampu kita, bergabung dalam
organisasi dakwah agar usaha kita terbantu dan maksimal.dapat juga
dengan media radio, bacaan dan yang lainnya. Karena dengan upaya dapat
mengarahkan para remaja kepada pergaulan yang benar dan menjelaskan
bahaya-bahaya yang ditimbulkan akibat syaitan melalui pergaulan bebas
ini.
Yang terakhir adalah mari kita rubah kemungkaran sesuai dengan
kemampuan kita. Dan kuatkan benteng kita dengan keimanan agar kita bisa
terhindar dari gangguan syaitan yang selalu mengintai kita saat lengah.
Karena kita ketahui besi itu kut, ia akan melelah dengan api, api yang
berkobar itu kuat, dan ia dapat padam dengan air, air yang berkumpul itu
kuat, namun ia bisa terserap menjadi awan, awan itu kuat, namun dapat
tertiup oleh angin, angin itu kuat dan dapat ditopang dengan bukit,
bukit itu kuat, namun dapat dihancurkan oleh manusia, manusia itu kuat,
namun dapat ditundukkan oelh hawa nafsu, hawa nafsu itu kuat, namun
dapat ditepis oleh keimanan. Dan apabila iman sudah kuat, maka tidak ada
yang bisa menghalangi kecuali Allah swt yang Maha Kuat. Maka dari itu
marilah kita beriman kepada Alloh dengan sepenuhnya kemampuan kita.
Ya Robb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami
bersalah. Ya Robb kami, janganlah engkau bebankan kepada kami beban yang
berat sebagimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya
Robb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup
kami memikulnya. Berikanlah kami maaf; ampunilah kami, dan rahmatilah
kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum kafir.
Semoga Alloh melimpahkan rahmat dan Inayah-Nya kepada kami.
Semoga shalawat dan salam Allah limpahkan
kepada Rasul-Nya, para keluarga dan para sahabat beliau semuanya.
Segala puji bagi Allah Robb alam semesta. Wallahu A’lam…
(Red-HASMI/Rahmat Abdillah, S.Ud)