Jumat, 17 Februari 2012

FPI Dizalimi, Ribuan Kiyai Datang Membela


Jakarta – KabarNet: Sikap bermusuhan dan provokatif terhadap Front Pembela Islam (FPI) yang dipertontonkan segelintir kelompok pendukung aliran sesat SEPILIS (Sekularisme-Pluralisme-Liberalisme) betul-betul menguji kesabaran umat Islam. Peristiwa penghadangan atas kedatangan 4 orang delegasi FPI oleh sekelompok preman “berpakaian Dayak” (alias Dayak Palsu) di Palangkaraya baru-baru ini, ternyata dijadikan momentum oleh kelompok LSM SEPILIS komparador untuk menggalang dukungan dan menggiring opini masyarakat dengan tujuan agar FPI dibubarkan. Tetapi apa lacur, alih-alih mendapat dukungan, aksi sejumlah LSM SEPILIS komparador kepanjangan tangan Yahudi tersebut lagi-lagi gagal, bahkan justru memicu reaksi kemarahan umat Islam dari berbagai kalangan yang serta merta menunjukkan pembelaan dan dukungan penuh terhadap FPI.

FPI Dizalimi, Ribuan Kiyai Datang Membela

Posted by KabarNet pada 17/02/2012
Pembelaan dan dukungan terhadap FPI tersebut antara lain datang dari ribuan Kiyai, Ulama, Ustadz, yang tergabung dalam organisasi Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI), yang langsung merespon dengan reaksi penolakan mentah-mentah terhadap pengguliran isu pembubaran FPI. Aksi penolakan tersebut ditunjukkan dengan cara memberikan dukungan penuh terhadap eksistensi dan keberadaan FPI di seluruh bagian wilayah NKRI.
BKsPPI adalah sebuah organisasi kaum pesantren yang merupakan wadah bergabungnya sekitar 2000an pesantren di Indonesia. Organisasi yang merupakan ikatan persatuan dari ribuan pesantren dengan jutaan santri ini diketuai oleh KH Mahrus Amin yang juga merupakan pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta. Kantor Sekretariat BKsPPI bertempat di Gedung Menara Da’wah Jl. Kramat Raya No.45 Jakarta Pusat.
Dukungan umat Islam dari kalangan pesantren tersebut tertuang dalam Surat Dukungan untuk FPI yang dikeluarkan oleh BKsPPI, ditujukan langsung kepada Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (FPI), dengan tembusan surat kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Dalam Negeri Repubilik Indonesia, Kementerian Agama Republik Indonesia, dan kepada Kapolri.
Pada prinsipnya ada tiga poin penting dalam surat BKsPPI dengan nomor 03/BKSPPI/II/2012 tertanggal 22 Rabiul Awwal 1433H/15 Februari 2012 tersebut sebagaimana dikutip oleh Suara Islam Online berikut ini:
Pertama, - BKsPPI mendukung penuh eksistensi dan keberadaan Front Pembela Islam (FPI) sebagai organisasi kemasyarakatan yang legal dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar di seluruh wilayah NKRI.
Kedua, - BKsPPI mendukung Front Pembela Islam (FPI) menempuh jalur hukum atas tindakan kesewenang-wenangan sekelompok orang yang telah menghadang Tim FPI masuk ke kota Palangkaraya.
Ketiga, - BKsPPI menghimbau kepada FPI agar tidak terpancing oleh provokasi pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggungjawab.
Dukungan dan pembelaan mayoritas umat Islam terhadap FPI sebagaimana tercermin dari surat dukungan BKsPPI tersebut di atas, merupakan bukti kegagalan kelompok aliran sesat SEPILIS yang dimotori oleh sejumlah LSM komparador dalam upaya mereka meracuni persepsi masyarakat dengan berbagai kampanye pembusukan terhadap citra FPI dan para pimpinannya. Antek-antek Yahudi yang menjadi dedengkot dan juru kampanye aliran sesat SEPILIS semacam Ulil Abshar Abdalla, Luthfie Assyaukani, Guntur Romli, dan lain lain, terbukti lagi-lagi gagal dalam agenda mereka meracuni aqidah umat Islam dan upaya mereka menjegal kiprah FPI yang selama ini bertindak sebagai pendekar yang senantiasa berjuang di garis paling depan dalam membela kemurnian aqidah Islam dari pencemaran racun-racun aliran sesat SEPILIS yang ditebarkan oleh Ulil Abshar dkk.
Ancaman paling berbahaya bagi umat Islam, pada hakikatnya bukan datang dari pihak non-muslim yang memang sudah secara jelas dan terang-terangan menyatakan dirinya bukan Islam sehingga mudah diidentifikasi. Namun ancaman yang sebenarnya dan paling berbahaya datang dari kaum munafik yang “berbaju Islam”, namun gencar mempropagandakan Islam palsu dengan cara merusak dan meracuni aqidah Islam yang hanif. Kita umat Islam telah berulang kali diperingatkan oleh Allah SWT agar senantiasa waspada terhadap bahaya yang datang dari kaum munafik ini, diantaranya dalam ayat-ayat Al-Qur’an berikut :
Q.S. Al-Baqarah (2), Ayat 8.
Di antara manusia ada yang mengatakan: “Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian”, PADAHAL MEREKA ITU SESUNGGUHNYA BUKAN ORANG-ORANG YANG BERIMAN.
Q.S. Al-Baqarah (2), Ayat 9.
Mereka hendak MENIPU Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.
Q.S. Al-Baqarah (2), Ayat 10.
Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka BERDUSTA.
Selamat berjuang wahai Front Pembela Islam (FPI). Rahmat dan Perlindungan dari Allah SWT beserta doa yang dipanjatkan oleh ratusan juta umat Islam di seluruh Indonesia akan senantiasa menemani perjuanganmu. (KbrNet/adl]

 _______________________
Baca: KabarNet

Tidak ada komentar:

ARSIP HASMI SOLO